Compi Gila

Ya, computer gw -untuk kerja- adalah yg paling menyebalkan. Gimana ngga, setiap kali buka Winamp ato windows media player, compi gw langsung hank. Contoh laen, ketika mbuka site yg ada lagunnya, compe langsung kerasa berat banget. Pointer kaya slow motion di tipi² geto.

Mas Titong -boss- bilang, penyebabnya se karna VGAnya terlalu kecil. Jadi ngga kuat kalo suruh mbuka film ato music.

Nah, yg bikin gw mangkel banget hari ini, sebenere hari² sebelumnya juga. Tapi hari ini pada puncaknya, waktu gw lagi seneng²nya chat ma temen² and lagi buka MP n nge-junk bareng anak² Junkies. Tiba² compi gw hank, n minta di restart. Aaaaaarrgghhh....!!!

Kok bisa? Alasan apa lagi yg bisa saia terima?

Padahal, gw dah lakuin ritual gw. Dah enak² brwose buat postingan baru kok ngalamin yg kek ginian...

sabar, sabar.....

Multiply Contacts

Yah, gw ngerti tentang beberapa hal. Eh, salah. Ah, tadi mo ngomong apa ya?

Oh ya, temen² gw di multiply. As my Multiply Contacts.

Kalo dulu gw pernah cerita asiknya temen² dari [ds] Forum di komintas, minggu² terakhir ini adalah waktunya multiply. Jadi ya rada ga keurus blogspotnya. Jadi jarang nulis lagi sekarang, lebih sering copy paste berita² dari Jawapos ato kompas. Tapi, yg lebih menyenangkan adalah waktu kasih comment ke temen². Bisa kerasa kaya di YM Conference yg replay kata² sampah di sana. Bersama temen², gw ngerasa waktu kerja ini berjalan cepet. Tapi rada nge-betein juga kalo pada off ga bilang². Gw kaya disuruh OL ndirian mpe pagi. Sambil nungguin plus nge-refresh inbox gw kali aja ada yg online rada pagian.

Love Story

Untuk kalian yang tersayang
By: r1d0_ajaBy: r1d0_aja


Aku tahu ini tak seperti yang kalian inginkan
membangun hubungan diatas kebohongan
merajut angan diantara dua pilihan

Pada awalnya aku juga tak berharap mendapatkan
hanya merajut sampan lalu mengalir
hingga akhir ini berakhir

Semoga kalian mendapat kehidupan yang lebih baik
dan aku selalu berdo'a untuk itu
meski tangis dalam kenanganku
Thursday, November 1, 2007 at 9:24 pm




priel, eL
Aku telah menyayangi kalian di tiga tahun terakhirku. Masih ingat bagaimana kita bertemu, priel? aku tak mau memberikan tanganku untuk kau jabat. Ato saat pertama aku menggodamu di study club, eL? kita begitu lugu waktu itu.Tiga tahun yang lalu... Aku begitu mencintai kalian waktu itu, pun sampai sekarang. Dan sampai kapanpun.

Aku tahu kalian tak percaya, bahkan menggapku pembual... Aku tau orang berfikir apa? aku jahat terhadap kalian. Terutama kamu, priel. Yang dah nemenin aku tiga tahun ini. dan biarkan mereka tetap beranggapan seperti itu. Karna mereka tak tahu, kenapa ini menjadi pilihanku.

Aku juga telah mencumbu cinta dalam kebohongan, bersama kalian. Aku hanya tersiksa dengan semuanya, serta dengan akhir yang begitu menyayatku ini. Melihat priel yang ku cinta harus berlinang air mata, dan eL yang ku sayang harus pergi tanpa sempat ku peluk erat.

Entah kalian akan mengangapku playboy ato pemakan wanita. Karna aku memang layak mendapatkan julukannya. Semua yang ku awali dan ku harap berakhir memang harus berakhir.

priel, eL
Semua telah seperti yang kuharap. Berakhir sendiri tanpa harus menyakiti lagi.

Maafkan aku jika harus menyakiti,
dan terima kasih untuk pemberian kenangan yg tak mungkin terganti
Friday, November 02, 2007 at 1:19 am




On 11/2/07, Muhammad Rosid Ridho <r1d0******@gmail.com> wrote:
Hari ini mungkin hari keduaku mengakhiri hubungan dengan kalian. Aku tak bisa lagi menyentuh atu-pun mendengar. Aku mungkin tak berada di hati kalian lagi, dan aku memang pantas mendapatkan itu. Tapi kenangan takkan bisa hilang.

priel,
Bagaimanapun, tiga tahun bersama adek adalah yang terindah dalam hidup mas. Meski Mas harus terbalut ludah kebohongan dalam 6 bulan terakhir yang terasa menyakitkan. Untuk mas, pun lebih untuk adek. Adek yang slalu memanjakan dengan sangat, Mas takkan pernah lupa akan hal itu. Dan Mas takkan pernah memaafkan diri mas sendiri jika Adek tak bahagia, dan Adek harus bahagia...!!! Maaf jika lingkar jemari Adek tak ada cincin yang Mas pasangkan, tak ada sholat berjamaah ato tangan yang Mas genggam lagi seperti waktu kita pulang dari kantor pak wid 2 tahun yang lalu. Maafkan Mas, ini mungkin pilihannnya Mas agar Adek bahagia untuk kehidupan yang lebih baik.

Andien bilang jangan pernah menyakiti lagi, dan ini mungkin tulisan terakhir Mas untuk Adek. Terima kasih untuk cerita manis kita.

eL,
Selalu rindu panggilan itu? Aku lebih merindu saat-saat kita bersama. 3 tahun menjadi misteri untukku dan 6 bulan terakhir kau telah mewujudkan mimpi itu. Meski aku takkan bisa mewujudkan mimpi kita, "biarkan anak2 kita yah. kasihan tuh, pada tidur pulas. bunda wudhu dulu ya?" aku slalu ingat kata2 itu, bun. Yang perlu kau tahu, eL. Aku tak menggunakanmu sebagai alat, agar aku dan apriel putus. Karna aku tak mau kau menjadi apriel-Q yang kedua, menunggu sayang-mu ini terlalu lama untuk mewujudkan mimpi. Karna aku benar2 menyayangimu. Sungguh...

Aku tahu kalian takkan bisa memaafkanku. Tapi jangan salahkan elly, priel. Dia tak tahu kalau kita masih menjalin hubungan. Karna hanya aku yang bersalah. Lelaki tolol, bodoh, yang tak mampu memilih hati yang harus kugenggam dengan hati. Maafkan aku...


--
Yang akan menyayangi kalian selamanya.



r1d0.aja


Friday, November 02, 2007 at 8:23 pm
Biarkan ini terus menjadi deritaku,
bukan untuk kalian yang ku sayang

SistPi

On 9/11/07, Muhammad Rosid Ridho <r1d0.aja@gmail.com> wrote:
m Ti... ngga tau kenapa, m Pi barusan sms gini:

"Kadang2 aku masih menyesali kita semua berpisah jauh2 ninggalin bapak ibu di rumah sendirian untuk sesuatu yang tidak tahu aku menyebutnya apa. Apa mungkin semua ujian2 yang sering menimpaku hanya karna Allah ingin meyakinkanku aku telah menjalani ini. Aneh rasanya. Semakin tua aku makin merasa hidup hanya panggung sandiwara. memiliki, suatu saat akan kehilangan juga. In memories of my daughters, they've rest in heaven. Don't ask what god gives2 u, just ask what u have. i miss both of u."

Setelah lama berfikir, aku malah patah semangat untuk berjuang di sini. Menjalani ini semua dengan meninggalkan orang tua kita berdua sendirian di rumah? Apa kita termasuk anak2 durhaka ya, mba? Dan, baru sekarang aku berfikir apa bapak ibu juga bahagia kita berada di sini? Apa mereka, seringnya, hanya bisa menggambar dalam bayang, tentang kehidupan anak2 tersayang mereka?

Berbeda dengan mba Pi, q disini malah dicoba nikmat oleh tuhan. Sampai kadang mata kabur memilah antara nikmat dan laknat. Sampai aku tak tahu jalan mana antara dosa dan zina. Semua penuh dengan gelimang kenikmatan dan kemudahan disini. Sampai kadang sms ibu ...

Dah lah mba... mungkin aku terlalu banyak bicara, aku ingin berdo'a untuk orang tua kita.

missin our time





--
Kemuliaan hati untuk sesama.



r1d0.aja


mail ini barusan ku kirim kemarin, dan setiap membaca tulisan ini lagi di waktu istirahat pada jam kerja; rasanya ibu terasa dekat, seolah sedang berada di belakang lalu memeluk punggungku. Dan masih terukir senyum ayah pada bayang samar di sampingku. Dengan rokok dan kopi kami, seperti biasa tiap malam yang kami habiskan bersama di rumah. I'm so home sick, I think.

Hingga kadang, air mata ini masih saja mengalir dan nafasku tersengal. Ketika lantunan ayat qur'an ibu merdu berbisik, atau wirid Bapak tiap kali ia selesai memimpin sholat. Hingga kadang kalo aku pulang ke rumah. ingin rasanya mencegah Bapak pergi ke mesjid. Aku ingin kami berjema'ah lagi. Setelah itu, kedua kakakku merdu membaca qur'an mereka.

Tapi kami kini berpisah, mba Ti yang berada di jakarta, mba Pi yang sekarang bersama suaminya di magelang, sedangkan aku berada di jauh surabaya. Dan orang tua kami, hidup (sendiri) berdua di boyolali.

Memang, media komunikasi telah sangat membantu kami untuk sekedar melepas rindu. sms yang ga terhenti, ato chat ma mba Pi yang tiap hari selalu da cerita baru. Tapi tetap saja, hati yang bersatu ini masih merindu waktu2 dimana kami sering berkumpul dan bercanda.

Hah, rasanya tak terbayang bagaimana puasa nanti aku akan terhujani seribu paku rindu di hatiku.

On 9/12/07, tanti aja <*********@yahoo.com> wrote:
aku kurang setuju dengan omongan mbak pi kemaren. she sms me too. life s a long journey, dari lahir..dewasa..tua. semua itu kan niatnya ibadah. coba kamu lihat dirimu. dibanding anak2 muda laen yg cuman bisa hura2...kamu dah banyak pahalanya. menuntut ilmu, kerja untuk menghidupi diri sendiri, ga ngrepotin ortu...itu pahalanya gedeee banget. klo kamu tanya ibu, beliau pasti bersyukur banget anak lanange bisa survive kaya sekarang. and im sure our parent proud of me too. coba kamu bayangin klo kita cuma ngumpul dirumah but do nothing...what will they say? jadi kamu harus terus semangat untuk terus berjuang demi diri kamu sendiri. mybe i must say that i proud of u too...u were my best brother ever. just keep doing ur best. INGET BAHWA SEMUA YG KAMU KERJAIN DENGAN NIAT IBADAH ITU ADA PAHALANYA. meski berjuang untuk diri sendiri. karena Rosul bilang "bekerja untuk menghidupi diri sendiri agar tidak bergantung pada orang lain ato meminta-minta itu nilainya jihad dijalan Allah" .....Semangat!!!!

can wait to meet u



Q barusan dapet balesan dari m Ti, kakak yg da di jakarta. semoga mang hidup dan berjuang di sini dapat menjadi jihad-Q. amien.




p.s.
sekedar coretan untuk kalian dengan keluarga yang masih berada dalam satu atap
semoga masih tersisa waktu untuk berbagi, berkasih, dan berbakti
nikmati waktu kalian, bersama.

Virus

Kemaren waktu jaga, temen [Customer] gw dateng n laporan ma gw.
"FS ane di bajak, mas. Gimana ni?" kata ari

Hah, dibajak...??? Ternyata ngga cuman kakek gw yg hari gini masih aja mbajak [sawah.red]. Setelah gw buka, ternyata emang bener... eh, bukan... ini semacem virus ato apalah... [mungkin mediaputra ato mba mya lebih paham soal virus... hehehehhh...]

So, awal-na tuh gw bisa buka FS-na dia. tapi waktu masuk profile, gw mesti log-in lage. meski dibuka 100x-pun ntu profile, pasti ngga bakalan ngefek. Gw iseng2 buka profile dia dari FS gw sendiri, lah ko malah gw ketularan ntu virus. Profile gw juga ngga bisa kebuka. setelah gw log-in, yg keluar malah bukan home, tapi website aneh yg ada orang2 ga jelas geto...

Setelah gw selidiki, ternyata ntu virus ndekem di mediabox [bukan mediaputra.red]. So, gw langung delate smua code [huruf] di mediabox-na.

so, the conclusion are: [gw mo saranin, aja:]
  1. Ati2 kalo add temen, jangan mentang2 cantik ato ganteng lo maen add aja "don't buy book from the cover", right..???
  2. Ga perlu jablay kalo jadi orang, mah. Rasain kalo dah kaya gini... Kyakakakakakkk...
  3. Lo pikir sendiri aja, dech....

Nah kalo lo dah terlanjur bercumbu ma ni virus, silahkan lakukan:
[Tulisan seteleh baris ini hanya untuk orang2 yang ngerasa gaptek]
  1. Masuk ke Customize Page, tapi jangan masuk dari profile. langsung dari home aja. lo pilih menu Edit Profile.
  2. Kalo dah masuk. dah masuk belom? udah... Yuuk..
  3. Liat di kolom paling bawah, bawah-na tulisan Add Media. Ntu huruf-huruf [kalo gw nyebut-na code], lo kosongin aja. Alias clear all... ngga usah mikirin eman ma mediabox lo... [kalo emang lo pengen mediabox-na tetep utuh, lo kasih tau gw aja]
  4. Abis ntu. Lo save dech...
  5. Selamat, kali ini lo selamet..


gw masih belom nemuin virus yg laen...
padahal gw pengen banget ntu virus.
kemaren dah terlanjur gw hapus...
T_T

Yahoo Messenger

Yahoo Messenger 09

Udah tau belom se, kalo dah ada Yahoo Messenger 09. Secara Yahoo baru ngeluarin Yahoo Messenger 8.1 (Bukti-in di sini). Gw dah pake ini selama kurang lebih 2 bulan, dengan suka dukanya. Suka banget karna tampilannya beda, lebih cepet, list di Yahoo Contact juga kluar semua, n banyak lagi dech. Coba aja.

By: r1d0_aja
Click here to download



Yahoo Messenger Tiny

Kalo Tiny, brarti buat yg kecil² donk. Nah, buat lo yg emang addict sama YMan and mo aplikasi Yahoo Messenger di hape lo. Yahoo Messenger Tiny bisa jadi pilihan, diantara banyaknya aplikasi tentunya. Gw se sebenere lom nyobain sendiri, secara gw ga addict banget sama chating. Lagian, hape gw ga support se. Tau ndiri kalo hape masih monoponik, Kyakakakakakkk...!!  By: r1d0_aja


By: r1d0_aja
Click here to download

valentine

Gw ga mo njelasin tetek bengek Valentine -mulai dari sejarah, arti, manfaat, dsb- karna lo bisa search di mbah Google, onok uakeh nang kono. Yang jelas -kenapa akhirnya gw nulis ini- ntu cuman ngingetin kalo gw tu paling ga suka ma acara hari²an kaya gini. Kalo lo masih inget tulisan di January ends, lo paham alesan gw. "Ga penting geto loh!"

Secara rasa sayang ntu kan bisa kita ungkapkan setiap hari. Kenapa harus tanggal 14? Arida bilang se, "Setidaknya, kita mempunya hari untuk membuat kenangan" waktu mo taun baru kemaren. Emang kenangan bakalan kita inget gara² hari? Iya se, soale kita pasti nginget "waktu itu hari apa, se?". Ato "kemaren gw kecebur di got itu tanggal berapa, ya?". Tapi yg berkesan itu khan momoennya, ga harus berkaitan ma hari kale.

Sampe kemaren, bud² nawarin acara party ke malang dengan uang 250 rebu/kepala. Hah! mending gw bayar buat kuliah ntu duit. Terakhir², gw baru tau kalo acara itu ternyata terselubung ma tujuan nge-sex² segala. Jiamput!

Ah, mbuh. Perasaan tulisan kali ini ga penting banget. Gw terusin bikin cerpen aja ach.

Image Thumbnail

Ada kalanya waktu saya pengen nampilin gambar dipostingan pengen di kecilin tapi juga bisa ngliat gambar sesuai dengan ukuran sebenarnya.

Kalo cara biasanya, dengan memasukkan link di dalam gambar tersebut. Tapi kudu nge-klik gambar itu sendiri. Rada ngrepotin sebenernya.

Tapi, dengan cara baru ini, gambar asli bisa langsung tampil hanya dengan hover-nya. Alias, bisa langsung tampil dengan hanya menggeser cursor ke gambar tersebut.

Tertarik? Silahkan dipelajari.




Copy code² dibawah dan paste di CSS u/ multiply ato di HTML u/ Blogspot.

/* Thumbnail */
.thumbnail{
position: relative;
z-index: 0;
}
.thumbnail:hover{
background-color: transparent;
z-index: 50;
}
.thumbnail span{ /*CSS for enlarged image*/
position: absolute;
background-color: lightyellow;
padding: 5px;
left: -1000px;
border: 1px dashed gray;
visibility: hidden;
color: black;
text-decoration: none;
}
.thumbnail span img{ /*CSS for enlarged image*/
border-: 0;
padding: 2px;
}
.thumbnail:hover span{ /*CSS for enlarged image on hover*/
visibility: visible;
top: 0;
left: 60px; /*position where enlarged image should offset horizontally */
}

Gunakan code dibawah untuk tampilkan gambar di postingan,

<a class="thumbnail" href="#thumb"><img src="img.jpg" width="100px" height="66px" border="0" /><span><img src="img.jpg" /><br />Keterangan di sini</span></a>


Ganti img.jpg dengan link gambar
Edit width dan height sesuai dengan kemauan
Edit Keterangan di sini dengan keterangan gambar


Contoh: Gerakkan cursor ke gambar..



Seandinya Keely Hazell 'bermin bola' dengan saia




See... r1d0aja: Smile

Pulang!

Setelah dua bulan mundur dari jadwal semestinya, akhirnya q bisa pulang juga. Padahal Idul Adha kemaren da janjian ma mba Ti mo pulang bareng. Seingatku, mba ti mo pulang pas taon baru karna liburna lumayan panjang. Tapi waktu q telpon rumah pas malem takbiran, ternyata mba ti da nyampe n bergembira ria ma keluarga. Ancrit, ko bisa ga kompak gini?

Ya dah, waktu itu akhirnya q putusin mo pulang pas taon baru aja. Ee.. lha kok kersaning gusti alloh ternyata beda. Dari minggu² taon baru banjir menggenangi bantaran kali Bengawan Solo dan daerah sekitarnya. Ya kalo daerah sekitarnya itu cuman beberapa kota, lha ini mulai hulu sampe hilir ko kena semua. Mo pulang lewat mana? tau ndiri Bengawan Solo panjangnya kaya apa. Mo naek kereta masih mikir², palagi naek bus. Apa? Naek pesawat? Duit-te mbahmu? Taek...!

Ah, yo wis, kalo mengenang yg udah² ko rasane terlalu ga berguna sama sekali. Yang penting besok bisa pulang. Ga ngurus badan lagi sakit kaya gini, ditambah gw lom bisa be-ol selama 3 hari terakhir. Mbuh, ra ngurus.


Solooooo...!! Aku pulaaaaaaaaaaangg...!!!

Diary

Introduction dulu, ach. Buat yang belom kenal aja neh, kalo buat lo yg biasane kumpul ma gw tiap hari ya langsung aja lewatin paragraph ini. Untuk sekarang, gw masih bersetatus mahasiswa di kampus merah, Untag Surabaya. Meski udah 2 semester ini lom bayar karna banyak hal, tapi anehnya nama gw masih ada di daftar anggota perpus pas gw masukin nomor mahasiswa di perpus pusat kemaren sore. Ngambil Sastra Inggris dan udah jalan smester 7 ini, meski gw juga ngga ngerti bakalan selasai kapan. Soale masih enak sama kerjaan nunggu warnet di Nginden Baru gang IV, Transnet kalo mo tau namanya. Dah deh, segini aja. Kalo emang mo tau lengkapnya, lo bisa baca profile gw di sini.

Enjoy it…

Saturday, December 15, 2007 at 1:50:01 am
Menjemukan sekali pagi ini, terasa membosankan ketika smua web² favorite udah kubuka and puas berselancar di dunia maya. Mbalas testi di FS, download MP3 di Multiply, upload photo² baru di photoucket, ato nyapa temen² di [DS] Forum. Chating juga udah pada tidur smua icon-nya, terakhir sama temen yg harus nutup warnetnya di Palembang sono. Kayaknya pengen banget maen Red Alert 2 di kantornya cak Rut di lantai 1. Tapi waktu turun and ngliat cak Rut masih kerja jam segini, ko rasanya ga mungkin ngganggu dia lagi nyari duit. Biasalah, tanggal² segini memang dia lagi banyak job design buat natal-an. Cerita dikit tentang cak Rut yuk?

Nama aslinya sich Andre, ga ngerti juga lengkapnya siapa. Jauh lebih keren nama aslinya, khan? Ga kaya Bams ‘Samson’ yg nama aslinya Bambang, ato Ian Kasela yg jalas² namanya Samijan. Di lingkungan kantor and temen², Curut adalah nama yg tak asing didengar. Mau tau kenapa dipanggil Curut? Dulu semasa kuliah, dia iseng banget ngerjain temennya, sebut saja X, yang lagi nggodain cewek². Setiap kali si X ini berhasil ngobrol ma cewek, cak Rut slalu hadir n anehnya setiap cewek yg X ajak ngobrol ntu kenal ma cak Rut. Walhasil, cak Rut-lah yg diajak ngobrol n X dikacangin sambil ngeliat orang yg lewat malahan balas ngliatin dia dengan muka aneh.
“Ancen koen koyok curut, nang ndi ae aku lungguh. Koen mesti onok!” komentar si X suatu hari ketika ngumpul bareng temen²nya. Dan akhirnya, Curut melekat sampe sekarang.
Dengan rambut ikal n perut njemblung, kulitnya kecoklatan dengan tinggi sekitar 165-an. Ga ngerti juga tinggi pastinya seberapa, soale belom pernah ngukur seh. Paling pas nada suaranya kalo maki², “Matamu, djiancuk..!!” disertai tawa mas Titong yg selalu menggodanya. Temen sedari masa kuliahnya yg juga manager plus owner warnet tempatku bekerja.
Mas Titong yg selalu enjoy kalo becanda tapi semrawutnya minta ampun kalo tau koneksi putus. Pasti bawaannya pengen marah mulu, sampe aku juga ngikut BT kalo liat dia kaya geto. Orangnya lebih pendek dari cak Rut, kulit putih kaya Chinese meski muka Suroboyo totok. Ngrekut aku yg pertama kali sebelum buka Transnet. Dan berjalan udah 1 tahun September kemaren, banyak cerita kalo memang harus ditulis smua.

Padi masih nemenin, ‘Ternyata Cinta’ terasa menjemukan juga. Ga kaya lagu² di album pertama dulu. Ga tau juga kenapa aku paling suka sama lagu² di “Lain Dunia”, mungkin lebih terasa menyentuh hati. Ga kaya lagu² sekarang yg nurutin selera pasar, tapi yg “Tak Hanya Diam” ini dah terasa kaya Padi yg gw kenal. Ah, ganti lagu dulu, pengen dengerin ‘Sudahlah…’.

Kayaknya nikmat banget ndengerin lagu ini sama kopi yang terletak diantara keyboard dan asbak putih beningku. Sebatang Dji Sam Soe masih terselip diantara empat lubangnya, mengepul asap nikmat yg menggodaku untuk menghisapnya. Kepulan rokok dari mulutku mengingatkanku pada awal aku menghisap tembakau. Aku masih kelas 6 SD waktu itu, jauh dari umur dewasa untuk boleh menghisap tembakau di sembarang tempat. Maka aku dengan sahabatku, Fuad, berencana menghisap tembakau bersama. Setelah bosan dengan puntung² rokok orang tua yg kami kumpulkan, sahabat yg juga adik sepupuku ini menawariku sebungkus Gudang Garam Surya isi 16. Berencana mencari tempat yg cocok untuk merokok, tempat sepi yg jarang dikunjungi orang² yg kami kenal. Maka kami putuskan untuk pergi ke kamar mandi pondok pesantren dekat masjid. Setahu kami, kamar mandi itu jarang sekali dipakai oleh anak² pondok, karna mereka lebih memilih untuk mandi di kolam renang di depan masjid. Setelah habis 5 batang kuhisap tanpa berhenti, akhirnya perutku mual dan melanjutkannya besok saja. Hah, bodohnya aku dulu.

Sudah dua puntung rokok tergeletak dan menyadarkanku pada nasehat ibu dan kakak² cantikku. “Kurangin ngerokonya, mendingan duitnya buat ditabung.” Pinta ibuku waktu pulang terakhir 1 bulan yang lalu. Tapi mo dikurangin gimana? Bujangan ga punya tanggungan gini mo dikemanain duitnya kalo ga buat ngibur diri. Lain lagi Mbak Tanti yg mengutamakan kesehatan, emang hidup buat apa kalo toh akhirnya mati juga. Rokok ato bukan, tuhan juga yg nentuin matiku nanti karna apa. Sependapat dengan omongan bapak aja, soale dia juga paling suka kalo aku pulang ke solo sambil bawa Dji Sam Soe satu bungkus. Menurutku, asalkan rokokku ga ngganggu orang laen was fine. Makanya kalo aku ngrokok suka minta izin dulu sama orang disebelahku. Kalo dia ga boleh, ya ga bakalan ku keluarin batangan tembakau dari bungkusnya. Cium sayang buat kekasihku yang selalu mengizinkanku membakar rokok.

Hah, kangen juga kalo malem² gini ga ada kekasihku. Ga ada temen yg biasa mengukir senyumku, seperti tawa yg selalu mengembang ketika dia ada bersamaku. Tawa kemenangan kalo ngolokin dia semauku, dia belahan jiwaku. Dia itu bernama Chelia Ulfah Diah Priono, tapi dua kata terakhir pasti di singkat jadi D. P. Ngga ngerti juga kenapa gabungan dua nama orang tuanya kok ngga mau ditulis lengkap. Dia yg sering kupanggil elly, yang sering memanggilku Rasyid. Berbeda dengan teman² yg slalu memanggilku rido. Dengan nada yang terasa khas ketika dia memanggilku, dan nada itu selalu kurindu. Kurindu ketika bangun dari tidurku, ketika ia selesai kuliah dan mampir ke kamarku yg terletak di lantai bawah.

“Rasyid!” sambil dilemparkan kunci sepeda motornya ke perutku.
“Rasyid ayo bangun!!” teriaknya kamis siang kemaren ketika tubuhku masih tergeletak di kasur tanpa dipan dikamarku. Kamar paling pojok di lantai satu tempatku bekerja.
“Jangan teriak², eL. Masuk napa?” pintaku sambil menjulurkan tanganku meminta peluknya.
“Ayo bangun!” pintanya sambil kedua tangannya menggoyang tubuhku, dan tanganku mulai melingkar di pinggannya. “Katanya mo mbantuin ngerjain seminar thesis-ku?” lalu mengingatkanku jadwal hari ini.
“Jam berapa ini?” tanpa niat melepaskan pelukanku.
“Lepasin! Nanti diliat orang lho.”Sambil tanganya mencoba melepas pelukanku. “Udah jam 2, buruan mandi!” sambil dikecupnya bibirku. Mengambil tasku yg tergeletak di atas meja dan mengeluarkan kunci lemariku dari dalamnya. Sementara tanganku meraih bantal dan memeluknya, malas sekali untuk bangun dan menuruti kemaunnya. Karna baru jam 7 pagi kumulai tidurku kamis lalu.
“Ayo sayang, lekas bangun!” perintahnya sambil membuka pintu locker dan mengambil tempat sabunku dari dalamnya. “Sono lekas mandi, ko malah di enak-enakin?” ucapnya sambil melemparkan handuk hijauku dan menarikku dari 2 bantal yg kugenggam. Mukanya masih saja terlihat datar ketika menyerahkan kantong hijau tempat alat mandiku.
“Kamu mandi dulu, q ambil laptop di Nisak, ya?” ucapnya sambil mendorong tubuhku yg ingin memeluknya.
“Siap, bunda.” Lalu sandal putihku pelan kuseret ke kamar mandi.
Siang kemaren benar² otakku buntu, membuat satu kalimat aja kliatane susah bener. Meski Elly sudah membelikanku makan siang sepulang dari kost Nisak, jemariku terasa kaku untuk mengetik karna otakku benar² tak mau bekerja. Thesis Elly yg masih 2 bab kuselesaikan, ternyata tak membantuku membuat ringkasan thesisnya. Karna seminar ini merupakan ringkasan thesis yg sedang ku kerjakan, n harus mencakup semua isinya. Ga mungking dunk, seminar thesis di depan kelas cuman make 2 bab yg isinya pengertian n metodologi peneletiannya? Lha isinya masa ga dibahas? Sama juga bohong, toh?

Thesis Elly tuh mbahas Text Structure di Koran Memorandum. Karna menurut dia, bahasa yg dipake di Koran Memo ntu cukup antic. Padahal q ga sebegitu ngerti kalo nyangkut bahasa jurnalistik. Dulu sich, q pernah nawarin mbahas bahasa chating yg jg rada nyeleneh geto. Tapi elly bilang, pembimbingnya dia ga setuju. So dia milih option ke dua yg tentang Koran ini, n pembimbingnya setuju. Mampus deh gw sekarang.

Than, bisa ditebak dunk hasilnya gimana? 2 jam megang notebook kemaren akhirnya cuman menghasilkan 2 kalimat. Elly binggungnya minta ampun waktu ngliatin jam di hapenya ada angka 4:40 pm. Tinggal 15 menit sebelum dia masuk kelas n bahan seminarnya belom jadi! Ya sebenere se udah digarap hampir ¾ nya geto. Tapi namanya orang lom siap masa mo dipaksain dengan bahan yg cuman segitu, masa suruh nggacor di depan kelas sendiran dengan persiapan ngga mateng? Namanya juga seminar thesis, masa q mo bantuin dia jadi asisten. Ngga lucu kale.

“Apa q ngga usah masuk aja kali ya?” nah, keluar juga yg q takutin. Elly malah patah semangat n mundur. Sebenere salah q juga se, malam kemaren ntu sebenere dah di garap bareng² juga. Tapi berhubung kemaleman, akhirnya Elly q suruh elly pulang dengan jaminan tugas ini bakalan kelar. Tapi nyatanya q malah ke-enakan nongkrong di Shoutbox sama temen² [DS] Forum mpe pagi.

Setelah banyak pertimbangan dan perdebatan, akhirnya diputuskan Elly ga jadi masuk mata kuliah ini. Dengan konskuensi, dia bakalan susah dapet jatah maju untuk minggu kedepannya. Soale, mata kuliah yg jatuh di hari kamis ini cuman punya beberapa kali pertemuan lagi sebelum ujian akhir semester. Belom lagi dikurangi libur hari raya kurban tahun ini.

Meski begitu, kamis itu tetap saja mesra seperti hari² sebelumnya. Peluk dan cium serta tawa dan ngambeknya dia masih saja membuatku rindu, pun sampe dini hari ini. Yeah, she’s my beautiful one.

Thank’s my elly….



Thursday, February 07, 2008 at 3:14:47 am
Ah… lama juga ga ngisi tulisan ini lagi. Entah karna banyak hal yg harus gw lakuin ato emang gw sendiri yg sok sibuk. Ya emang se, dua-tiga harian ini gw mang lagi seneng banget ngutak-atik blog biar tambah asik. Mpe kelupa-an ngurus site yg laen. Setelah dapet Google AdSense kaya’ di tulisan ini, gw semakin getol pengen nyobain smua widget google yg ternyata ngasih banyak bahan buat bikin blog. So, rada terhipnotis juga ma maenan baru ini. Mpe kadang gw -lupa waktu- neken² mouse sampe jatah sift gw habis. Laporan yg seharusnya da kelar jam 4, molor mpe jam 6-7 pagi. Ahahaaa… mpe segitunya ya?

Mpe segitunya pula kalo gw lagi ma elly, lupa waktu, makan, minum, mandi, dll. Masalahnya bukan karna gw bercinta ma dia terus seharian. Tapi mang seneng banget kalo lagi deket ma dia. Bisa peluk dia ato males²an di kamar sambil ngobrolin banyak hal yg ga penting. Kaya kemaren lusa, eL akhirnya pulang jam 6 sore setelah 5 jam sebelumnya dah ngrencanain pulang jam 4. Lebih parah lagi, kalo kemaren lusa mundur 2 jam, kemaren malah mundur tiga jam. Jadi rencana baliknya jam 3, karna dia harus ngambil obat buat ibuk n ga bisa lama². Ah, dulu gw jg gitu. Tiap kali maen ke kostnya dia, gw juga mpe lupa waktu dengan kasus yg hamper sama. Mungkin kaya gini ya kalo lagi jatuh cinta. Ahahaha… Cinta? Cinta tai kucing??

Gw ga pernah setuju ma pendapat cinta ato argument apapun tentang satu kata ini. Cinta itu nafsu? Cinta itu pengertian? Ato cinta tentang kasih sayang? And fu*k about that…!!! Karna yg gw tau cuman pengen deket dia terus, ato deket dengan orang² yg gw sayangi. Keluarga gw.

Oh ya, rencananya, gw mo pulang besok. Jam pastinya se lom gw rencanain. Tapi, kliatane gw berangkat pagi aja. Soale ngegantung ma jam kerjaan. Mo di tinggal ya ga mungkin, kalo harus nekat berangkat pagi, ko ya ga ada yg nganterin. Tapi, gw harap ibuk bisa seneng meski gw cuman beberapa hari pulangnya. Yach, liat rencana besok aja dech. Moga aja pesawatnya ga delay. Hallah, sok…!!! Ahahahaha….!!!

Love u all….

Daily

Gw tadi sempet kepikiran betapa hebohnya gw waktu pertama pegang kompi kalo pas kerja. Segala sesuatu yg da jadi rutinitas gw, seolah dah jadi program otomatis kalo pas pegang computer. Mana yg harus di instal, mana yg harus di tambah. So, kaya program yg da di set dari awal gw kerja tiap harinya. Masalah ini muncul gara² compi gw nie da Deep Freeze sama bozz, padahal yg namanya update firefox n opera, ato software yg gw butuhin tiap maju perang ntu lumayan banyak. Trus, nasib gw tambah parah aja karna VGA gw ntu jelek banget. Kalo aja gw stel music dari compi ini, ato tancepin flasdisk aja bisa hank nie compie. Ahahahahaaa... dasar nasib....

Tapi, kayanya ntu rintangan ga bikin gw kapok. Tiap kali gw mulai kerja, urut²an yg pasti gw lakuin ntu kaya gini,
1. Update Firefox [Opera? da ga seberapa butuh]
2. Install Megaupload Toolbar.
3. Install Multiply Toolbar.
4. Edit 'Tools Option Firefox [download place, blank new page, dll.]
5. Edit 'View Toolbar Forefox [Biar enak kalo mo ngeklik²]

setelah urusan fire fox selesai, gw pasti bakalan buka site² ini secara urut juga.
1. Friendster.com
2. Multiply.com
3. Gmail.com
4. Yahoomail.com
5. Photobucket.com
6. 4shared.com
7. Myminilife.com
8. Duniasex.com/forum
9. Blogger.com



Mo nungguin smua site kebuka? Yg bener aja, bisa kriting rambut gw kalo nunggu sembilan site itu kebuka semua. So, sambil gw nunggu buat log in. Gw instal lagi 2 software favorite gw, '4shared uploader' sama 'Image Bulk Downloader'. 4shared ntu software kecil buat upload ke 4shared.com, kalo Image Bulk Downloader ntu buat downlaod gambar² dari Forum gw diatas. Selesai nginstal 2 software ini, gw sign in dulu ke Yahoo Messenger sebelom balik lagi ke firefox n login di situs² tadi. Kalo da masuk ke smua situsnya, baru deh... Time to surfing...!!!

Web

Yaiy...!!!

Seneng banget karna 2 hari ini gw nemu maenan baru buat tampilan blog gw ini. Sampe lupa sama semuanya [ga ngurus FS, multiply, ato maen² ke ds] karna gw nemu sesuatu yg asyik. Sesuatu yg bisa menghasilkan -amien- keuntungan buat gw.

Mungkin buat kalangan blogger dah ga asing lagi dengan Google AdSense yang bisa ngasih Qta beberapa ratus rupiah kalo ada orang yg ngeklik advertisement yg kita taro di site kita.

ntar gw terusin lagi de, mo post sesuatu ne...

Friends?

Ok, kalo masalahnya cuman duit se ga pa². Lah ini, orang² ga jelas yg nyoba ndeketin gw cuman mo manfaatin gw aja. Gw se ga keberatan kalo mereka mo pake gw buat kepentingan mereka, "Tapi jangan rusak hidup gw dunk...!!".

Beberapa orang yg ngaku jadi temen gw itu biasane cepet banget memeluk waktu lagi butuh, dan secepat itu pula pergi kalo da dapet apa yg mereka mau. Sekedar narik lagi pengalaman subyektif, tentang keseharian gw bersama orang² yg ga bisa respect ma apa yg kita lakuin.

Satu contoh, gw ga pernah keberatan barang gw dipake ato dipinjem. But please, bisa ga sih ngomong dulu klo mo pake barnag orang. Ato sewaktu mereka enak aja ngambil batang rokok dari tas waktu gw tidur. Satu ato dua batang se ga masalah, lha mereka kok teganya ga nyisain sebatangpun dari bungkus dji sam soe gw. Ini dah keterlaluan, tapi g bisa apa? Karna bercelotehpun malah bikin gw tambhah mangkel karna pasti di kira gw pelit ato kedunyan. WTF?!

Gw malah ngerasa, beberapa temen² yg ngerti gw malah mereka yg ada di dunia ini. Dunia maya yg seringnya gw nemu temen² baru n selalu bercerita banyak tentang hidup mereka. Jujur ato ngga? gw ga sebegitu terpengaruh sama itu. Yg gw tau, setidaknya mereka dah mo ngasih motifasi ke gw, dan inspirasi untuk terus berkhayal pada umajinasiku sendiri. Dan beberapa yg gw tau, ini emang udah jadi duniaku.

thanks.